Pagi itu, kamis 9 Mei 2013 ada yang berbeda di Masjid Baitur Rohiem Rogojampi. Banyak mobil dan sepeda motor yang terparkir di halaman masjid, dan juga banyak polisi yang berjaga disekitaran masjid. Ternyata pagi itu di Rogojampi kedatangan tokoh nasional yang fenomenal. tokoh yang disebut sebagai negarawan sejati. tokoh yang terkenal dengan gaya ceplas-ceplos dan aksi cepatnya.
Banyak yang tidak mengetahui kedatangan pak Jusuf Kalla ke Rogojampi. hal ini bisa terlihat dari jumlah jamaah yang berada di dalam masjid, hanya separuh dari kapasitas ruang utama masjid. Dengan didampingi oleh Bupati Banyuwangi, pak Anas dan takmir masjid, beliau duduk menghadap kearah timur.
Sambutan pertama dibuka oleh takmir Masjid, dan disambung oleh pak Anas. dalam kesempatan tersebut pak Anas mengatakan bahwa tipikal orang banyuwangi hampir sama dengan Jk, yaitu ceplas-ceplos. "begitu ada yang tidak sesuai, orang banyuwangi langsung demo" canda pak Anas.
Dalam kesempatan selanjutnya JK menyampaikan bahwa kedepannya masjid itu jangan hanya dijadikan simbol ritual keagamaan, tetapi harus berfungsi maksimal bagi masyarakat. ada 3 fungsi yang ingin ditambahkan pada masjid, yaitu:
1. Masjid sebagai sarana pendidikan
masjid sebaiknya membuka sarana pendidikan bagi generasi muda, agar akhlak generasi penerus ini sesuai dengan al-quran dan sunnah nabi. pendidikannya bisa berupa PAUD atau RA (TK).
2. Masjid sebagai sarana kesehatan
dalam kompleks masjid sebaiknya ada pusat kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang sedang sakit. hal ini bisa dilakukan dengan kerjasama bersama dokter. sehingga masjid akan sering dikunjungi dan manfaatnya bisa lebih banyak. begitu orang yang sakit berkunjung, diingatkan agar sering-sering mengingat Allah.
3. Masjid sebagai Bank
JK mengatakan bahwa sudah melakukan pertemuan dengan bank syariah yang ada di Indonesia agar bisa menyalurkan kredit via masjid. sehingga masyarakat disekitaran masjid bisa lebih sejahtera. dana kredit dari Bank dipercayakan ke masjid untuk disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. hal ini bertujuan agar muncul banyak pengusaha di Indonesia.
Setelah dari masjid Baitur Rohiem, JK dan pak Anas segera meluncur ke GOR Tawangalun Banyuwangi untuk menyaksikan donor darah yang diharapkan akan memecahkan rekor MURI sebagai jumlah pendonor darah terbanyak se-Indonesia.
Thursday, May 9, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment